Mari Belajar Berbohong Semenjak Usia Dini

Kolom Kurnia

Noda-noda coklat terlihat jelas pada sela-sela gigi keponakan saya. Karena merasa tidak ada yang memberinya coklat, maka orang tuanya bertanya.

“Makan apa kamu?”

“Makan nasi.”

Saya tidak tahu apakah itu kebohongan pertama yang ia ucapkan. Tapi yang jelas, bagi keluarga kami, peristiwa beberapa tahun lalu tadi jadi penanda bahwa anak kecil lucu yang suka tertawa itu sudah mulai bisa berbohong.

Wajar sebenarnya. Anak kecil mana yang tidak pernah berbohong. Bahkan Cuka anjing saya pun pandai berbohong. Ini kisah kebohongan Cuka paling canggih yang pernah saya ingat.

View original post 1,168 more words

Advertisements